Episode kali ini, Ronald Widha berbicara dengan Wenas Agusetiawan salah satu tokoh yang membentuk sejarah Internet Indonesia. Wenas adalah mantan hacker, sempat kerja di perusahaan game ternama Electronic Arts, developer di balik kesuksesan Lintas Berita dan juga Kaskus. Wenas menjelaskan tentang rencana memperbaiki performance Kaskus dengan database tuning serta strategi cache yang agresif. Dia jg berbicara bagaimana dia menggunakan tren analytics untuk memilih strategi cache yang sesuai.
Episode ini Ronald Widha berbicara dengan Choirul Amri, seorang Microsoft Most Valueable Professional (MVP) di bidang SQL Server yang berdomisili di Singapore. Choirul mengungkapkan pengamatan yang serupa dengan Zeddy Iskandar di beberapa episode yang lalu, bagaimana Sharepoint saat ini sangat popular di kalangan enterprise.
Choirul menjelaskan bahwa Sharepoint banyak digunakan untuk Content Management System, Document Management System dan Business Intelligence Dashboard. Juga dibahas persamaan dan perbedaan Sharepoint dengan sistem lain yang sekilas terlihat serupa seperti Dot Net Nuke, Word Press dsb.
Selama 15 menit terakhir, Choirul membahas sisi teknikal dari Sharepoint dari instalasi, penggunaan hingga custom development yang dapet dilakukan.
Ronald dan Ariya berbincang-bincang ringan seputar LinuxTag 2009 dan Desktop Summit di Gran Canaria. Di ajang LinuxTag (yang diadakan tiap tahun di Berlin, Jerman) tampil stand-stand dari pelaku open-source, dari distro Linux hingga beragam proyek free software. Trend tahun ini adalah variasi distro optimal untuk netbook. Tahun ini di Gran Canaria untuk pertama kalinya Akademy (konferensi tahunan KDE) dan GUADEC (konferensi tahunan GNOME) diselenggarakn bersamaan di lokasi yang sama, dalam naungan Desktop Summit. Efeknya positif, antara lain dengan Cross Desktop track yang diharapkan memaksimalkan interoperabilitas antara kubu KDE dan GNOME, antara lain untuk search dan indexing (via Nepomuk), spesifikasi Freedesktop.org, bug squad, aplikasi PIM, dan masih banyak lagi. Selain itu, keynotes di Desktop Summit terbilang menarik dan beragam, antara lain dari Robert Lefkowitz (tentang Liberal Software), Walter Bender (seputar Sugar Labs), Richard M. Stallman (pastinya menyinggung masalah .NET dan Mono), Quim Gil (yang mengumumkan bahwa versi ke depan Maemo akan menggunakan Qt), Glyn Moody (bahwa free software punya peranan sangat penting untuk kemanuasiaan). Untuk Akademy, tentunya tidak kalau seru adalah belasanpresentasi dari para pakarnya langsung, plus sejumlah BoF (Bird of a Feather) yang difasilitasi oleh Universitas Las Palmas.
Versi Kompas ePaper yang baru, baru saja diluncurkan. Pilihan teknologinya lumayan mengejutkan banyak orang. Di episode ini kita bakal ngebahas soal kompas epaper dari sisi teknologi dan melihat tantangan-tantangan apa yang dihadapi oleh team Armanovus.
Episode kali ini, saya berbicara dengan Cliffano Subagio seorang konsultan yang sedang mengerjakan projek salah satu portal entertainment dan lifestyle terbesar se-Australia. Kita ngebahas tentang seluk beluk kontribusi ke open source project dalam waktu luang sambil ngalor ngidul sana sini.
” ..pertama dibikin supaya jalan. dipakai orang banyak. baru dibikin elegan”
Episode kali ini, kita melanjutkan diskusi tentang tantangan untuk menerapkan kode baik di perusahaan. Hery dari Melbourne Australia berbagi tantangan yang dihadapi dalam memperkenalkan teknik-teknik untuk menghasilkan kode baik.
Apakah kamu mendapatkan tantangan yang serupa? Atau bahkan sudah berhasil mengatasi permasalahan ini?
Di episode spesial TemanMacet kali ini, saya berbicara dengan host Teman Macet baru Ariya Hidayat dan Hendry Luk membahas tentang masa depan Teman Macet dan berdiskusi tentang definisi kode baik. Ada sisipan profile pendengar kita juga: Ganius Tanuel
Di episode TemanMacet kali ini, saya lanjut berbicara dengan tamu special the mad scientist; Ariya Hidayat, kontributor KDE, KOffice ngemulai open source project seperti Speed Crunch dan Picture Flow. Sekarang kerja buat Nokia Research Development di Oslo, Norway mengerjakan Qt Webkit, framework yang dipakai oleh software raksasa seperti KDE sampai Google Chrome. Kita ngomongin soal gimana pengalamannya mulai open source project.
Di episode TemanMacet kali ini, saya berbicara dengan tamu special the mad scientist; Ariya Hidayat, kontributor KDE, KOffice ngemulai open source project seperti Speed Crunch dan Picture Flow. Sekarang kerja buat Nokia Research Development di Oslo, Norway mengerjakan Qt Webkit, framework yang dipakai oleh software raksasa seperti KDE sampai Google Chrome. Kita ngomongin soal gimana pengalamannya mulai open source project.