akhirnya algoritme yang simple yang memberikan hasil paling memuaskan

#14 Ariya baru balik dari LinuxTag 2009 dan Gran Canaria – transkrip

Posted: September 28th, 2009 | View Comments

Contents

[ hide ]

    ingin kontribusi membantu teman macet? ketik bagian podcast yang kamu suka di post ini ala WIKI dengan login di facebook connect disamping kanan dan klik edit this. Dengan membantu teman macet, kamu ikut berpartisipasi dalam membuat konten ini lebih mudah diakses untuk orang-orang yang tidak bisa mengkonsumsi audio

    RW: Halo saya Ronald Widha.

    A: Dan saya Ariya

    RW: Kita sudah lama ga ngobrol gini ni ya, sudah hampir 3 minggu kali yah. Kamu cuti dari temanmacet. Cerita dong ni ngapain ajah.

    A: Betul jadi 3 minggu kmaren ada 2 events penting, yaitu LinuxTag di Berlin dan Grand Canaria Desktop Summit. Kita mulai LinuxTag dulu yah. LinuxTag adalah acara tahuan untuk para fans open source dan free software di Jerman. Acaranya di Berlin. Beberapa tahun lalu pernah di kota lain, tapi mulai tahun berapa tuh, skrang diadakan di Berlin. Nah disini ada exibisi, dan ada presentasi dan conferensi.

    RW: Ini eventnya gratis apa mesti bayar? Gratis lah yah mestinya

    A: Bayar bayar

    RW: Oh bayar, oke.

    A: Tapi murah kok dan ada discount untuk mahasiswa dan students. Terus beberapa hari dan ada beberapa ratus stands, jadi banyak, mulai dari stand jual buku, hampir semua distro Linux.

    RW: Audiencenya buat siapa ajah, LinuxTag ini?

    A: Audiencenya tadi, untuk para professional dan fans yang di seputar open source dan free software. Jadi ada stand dari open source yang terkenal, misalnya dari open office kemudian KDE, GNOME, dan masih banyak lagi. Tapi yang menariknya itu adalah presentasi,karena ada bisa nge track khusus track KDE. Hari sabtu kalau ga salah, saya juga ada satu presentasi tentang programming graphic Qt, tapi ada juga membahas mengenai Qt 4, semantic desktop, terus ada social desktop. Presentasinya campur yah ada yang bahasa english ada yang bahasa Jerman kan memang target marketnya kan orang orang di Jerman.

    RW: Highlights nya apa nih di LinuxTag?

    A: Sulit ngeliatnya karena ntah sudah LinuxTag yang kebrapa ni yang sudah saya datangin. Kalau pertama tama liat masi penasaran, tapi kalau sudah 5 6 kali liat, sudah tau gitu, di standnya pasti ini.

    RW: Ada trend tertentu ga yang muncul di LinuxTag tahun ini?

    A: Ada yang menarik itu distro untuk netbook. Skarang kan netbook seperti kacang goreng laris dan semua ada satu pola yang sama dari semua distro yaitu menciptakan semua versi netbook nya. Perlu sedikit effort karena layarnya lebih kecil, feature juga terbatas. Harus dirancang supaya hemat baterai dan sebagainya.

    RW: Jujur aku juga sempat lumayan excited sama salah satu Linux distro namanya Jolly cloud kalau kamu udah pernah denger apa ga

    A: belon pernah

    RW: Itu aku ga tau siy apakah akan bagus apa ga, cuma dia sama targetnya lebih ke netbook dan karena target audiencenya para pengguna netbook jadi di bikinnya lebih konsen ke social networking, lebih ke semuanya web application dan terutama yang menuju arah yang serupa adalah yang big player adalah google. Google baru kan minggu lalu announce Chrome OS.

    A: Jadi ini pasar yang menarik di tahun kedepan, dipastikan semua pemain besar akan mencomplok pasarnya. Yang menariknya karena rata rata yang harus didukung social feature, harus dipastian seperti facebook dan social network lainnya harus berfungsi dengan baik. Dan ada satu saat netbook dilengkapi dengan bukan hanya dengan wifi tapi misalnya GPRS, 3G dan sebangsanya.

    RW: Kamu pengguna netbook ga?

    A: Ga

    RW: Nah, aku bingung deh maksudnya siapa kira kira pengguna netbook karena orang orang yang lebih programming seperti kita ini tentunya nganggep netbook itu terlalu kecil dan terlalu underpowered, iyah ga si buat programming. Tapi buat orang orang yang ga terlalu computer minded, mereka mungkin lebih prefer iphones lah, yang lebih kecil bisa masuk kantong. Kayanya netbook menurut aku nanggung, iyah ga?

    A: Waktu di Italy ada satu kegunaan besar yang ga bisa ganti, yaitu waktu kita menghadiri konferensi terus kita mau mencatat, netbook itu ga terkalahan karena baterenya tahan sama lamanya dan kita lebih mudah kan kerja dari pada pakai laptop lebih besar. Nah itu penting, jadi untuk developer sebenernya bukan masalah untuk computing power karena kalau menggunakan software. Yang masalah itu layar. Kalau buat programming power kan tinggal remote desktop, bisa tersambung. Dan saya juga rencana mau beli netbook, sedang mencari cari yang mana. Dan itu kalau di rumah lebih practice, apa lagi kalau duduk di sofa buka netbook, remote desktop ke desktop yang dual quad core, selesaikan. Sementara itu bisa sambil social feature.

    RW: Terus ada apa lagi ni LinuxTag yang pantas di share sama teman teman?

    A: Di LinuxTag, rasanya itu yang menarik, yang seru di Grand Canaria. Nah ini baru ni, rajanya conference. Grand Canaria Desktop Submit adalah untuk pertama kalinya KDE contributor dan GNOME contributor conference disatu tempat. Akademy dan GUADEC. Sebelonnya selalu pisah pisah dan tempatnya lain lain, dan waktu nya selalu ga bersamaan. Nah ini untuk pertama kalinya bersamaan. Dan keynote nya lumayan menarik ada dari Rpbert Lefkowitz, ada dari Walter Bender , ada Richard Stoneman. Yang Richard Stoneman yang kontroversi karena dia seperti biasa dia selalu priercing pree softwarenya,kemudian yah yang standard lah, siapa yang pernah mendengar presentasinya RSM pasti tau modelnya gimana.

    RW: Aku ga tau, jadi coba mono di bashingnya kenapa ni?

    A: Karena masalah ada persoalan. Kan opini dari software Indonesia, mono itu berbahaya mengandung hak pattern dan semacamnya kan. Untuk Novel ga masalah, karena Novel punya perjanjian khusus dengan Microsoft. Tapi itu kalau dibahas bisa 2 3 jem sendiri, dan tiap orang kayanya punya opini opini sendiri.

    RW: Lucunya aku lately baru denger tentang permasalahan yang serupa, aku ga tau ini permasalahan yang sudah lama yah di dunia open source. Aku dengar bahwa salah satu alasan kenapa mono menjadi bahan kunjingan karena itu mengandung bahan compiler, oh bukan compiler, tapi CLI nya common language run time nya buat C sharp dan yang dilakukan oleh Microsoft adalah memberikan janji jadi bahwa community agreement atau gimana bahwa walaupun itu property masih dimiliki Microsoft tapi mereka menjanjikan bahwa kita ga bakal nge sue communitas yang mau make, mungkin ini buat mengatasi masalah ini kali yah

    A: Betul, secara teknis keynote dari tahun ini kurang maksudnya, hanya untung memancing kontraversi, ajdi muatan teknisnya ga ada lah. Menurut saya salah satu keynote yang menarik adalah tentang Sugar. Sugar adalah desktop yang untuk education. Jadi dibuat dengan python. Masih ingat Logo?

    RW: ga.

    A: Yang brapa puluh tahun lah di gunakan anak anak untuk blajar programming. Tapi skarang targetnya dengan phyton jadi kelebihan sugar desktop karena ditulis dengan python jadi mahasiswa atau sisaw yang blajar bisa buka source code nya, dia bisa ganti, hackable desktop lah untuk anak anak. Tujuan untuk mengajarkan lebih baik programming bukan seperti hal yang skarang, hal yang rumit di sembunyikan tapi semuany di tunjukan. Kalau mau buat presentasi, kalau mau buat program pada vidual programming, seperti blog blog yang di gabungkan, seperti membuat flow chart tapi nantinya dia jalan programnya, ada branching featurenya, ada macem macenya. Tapi nanti bisa keliatan dengan python seperti apa hasilnya.

    RW: Ni barusan pas kamu ngomong turtle aku ga kepikiran apa apa kan, begitu kamu ngomong logo. Kok namanya agak agak familiar. Dan aku barusan masuk ke Wikipedia dan melihat, ternyata aku pernah belajar pas aku jaman sd, pertama kali banget belajar computer dan aku juga inget ini apaan sih, programming apaan. Ternyata lumayan bring back memory.

    A: Dan itu bagus buat mengajar pemograman, untuk pengajaran bukan untuk buat program serius. Kelebihan sugar dan turtle art adalah kita bisa membuat program dengan multiple turtle, jadi ngajarin para programming kan. Bayangin para programming for dummies, para programming untuk anak tk, canggih kan.

    RW: Iyah betul betul. Apa lagi sepertinya banyak ada focus ke user interface juga yah, bahwa anak anak kecil lebih tertarik kalau ada yang ada di liat, ga cumin tulis tulisan doang.

    A: Bukan masalah tertarik, tapi memancing kreatifitas. Anak anak kan kreatif, bebas jadi dia tidak ada batasan membuat semua program. Para program yang bisa mengubah masa depan. Bayangin kalau dari kecil sudah familiar dengan concept programming, suatu saat nanti kalau jadi programmer professional pasti dasyat.

    RW: menyeramkan. Terus ada apa lagi yang menarik di Grand Canaria.

    A: Grand Canaria ada presentasi dari orang Nokia untuk memo. Memo adalah platform berbahasa Linux untuk Nokia Internet Tablet. Jadi ini free software semua, software stag nya tuh di opne source, kurang lebih mirip dengan inisiatif moblim yang kerja sama dengan Nokia dan Intel. Di release ke depan, Memo akan menggunakan Qt sebagai standardnya. Jadi sesuai dengan misi Qt everywhere ada desktop, ada windows mobile, dan kemudian sebentar lagi memo.

    RW: Ngomong ngomong soal Nokia Ya, kamu punya pendapat ga. Denger denger nokia juga mau ngeluarin mobile phone yang berbasis Google endroit.

    A: ooh, itu cuman rumor kok. Sudah di sangkau. Tapi presentasi yang paling top di Grand Canaria dari Glyn Moody judulnya why hacker will save the world. Glyn Moody adalah penulis buku judulnya Rebel Code, cukup terkenal. Dia mempresentation 1 kasus bahwa dunia kita sekarang berbeda kalau seadainya free software itu ga pernah ada, seperti misalnya lalu apa yah istilahnya di dunia biologi, menganalisa DNA, human gene, dan itu semua dibantu oleh free software, dan masih banyak lagi kasus kasus perkembangan dunia secara tidak langsung didasarin oleh technology yang berkembang dari free software. Sekurang kurangnya spiritnya, semangatnya. Di Grand Canaria Desktop Summit dibagi 2, Academy dan GUADEC , tapi ada track yang istilahnya Cross Desktop.

    RW: Apa tuh?

    A: Cross Desktop kita membahas technology yang dipakai di dua dua, contohnya adalah semantic desktop.

    RW: Nah ini topic yang menarik ni, benerapa minggu lalu kita sempet ngomongin symantic application yah dan kita belon sempet terbitin dan kita berharap bahwa kamu bisa ngomong langsung ke beberapa orang tentang semantic desktop di Grand Canaria dan kita masukin cuplikan cuplikan interviewnya di episode yang sama tapi sayangnya ga sempat. Cuman mungkin kita bisa tayangin episodenya minggu depan. Coba di bahas dikit ada highlight apa nih.

    A: Kesimpulan akhir mengenai semantic desktop adalah bahwa KDE and GNOME akan menggunakan infrastructure yang sama untuk sebagai back end dari semantic desktop nya, yaitu nepomuk.

    RW: oh nepomuk yang jadi basis dua duanya yah.

    A: Betul, karena nepomuk relative netral dari segi technology, dari project EU, European Union. Baik dua dua nya misalnya dari tracker dan kemudian dari KDE. Semantic feature akan terintegrasi dengan file manager nya, dolphin. Jadi kita bisa, misalnya ada file ntar kita taging dengan menggunakan seperti spark QL kalau ga salah namanya. Di sequel tapi untuk query dari search storm.

    RW: Keuntungannya apa nih buat KDE and GNOME menggunakan nepomuk?

    A: Karena kalau indexing nya 1, kita menggunakan desktop apapun kita ga masalah kan. Kan kadang kadang kita menggunakan GNOME tapi masih menggunakan applikasi KDE. Dan itu wajar karena ga mesti GNOME dengan applikasi GNOME atau KDE dengan applikasi KDE yang murni ya. Kalau semantic nya sharing disana kan indah, ketika kita tagging di misalnya di satu file manager nya GNOME kemudian kita search di image nya KDE, sama hasilnya.

    RW: Oh, lebih buat compatibility yah.

    A: Yang pernah web developer mungkin tau permasalahan seperti ini misalnya kalau kita design satu web page, kemudian kita liat hasilnya di brochure yang berbeda. Tapi brochure itu kan ga sharing cookies atau password dan sebagainya, atau bookmark lah jangankan cookies. Dengan semantic back end yang sama antara berbagai macam desktop environment jadi mudah karena bookmark otomatis kita akan sama karena bookmark salah satu bentuk primitive dari sebuah ontology untuk web. Untuk pindah browser atau publikasi ga akan masalah lagi.

    RW: Terus ada topic lagi ga Ya?

    A: Di Academy yang session untuk KDE ada 2, dibagi 2 bagian besar, pertama adalah persentasi yang kedua adalah BoF, Bird of a Feather. Untuk presentasiseperti biasa , ada persentasi 30 menit, tanya jawab dan sebagainya. Bird of a Feather ini yang menarik. Discusi yang relative spontan. Kita mencari berapa orang, ini kan conferensi besar sampai 800 orang, semua pakar ada. Kita kumpulan ajah, dan kita tinggal cari satu ruangan dan kita hacking disana. Fasilitasnya disediakan oleh Universitas sama sama Universitas Las Palmas. Disana ada labnya, dengan wireless connection, kemudian ada power plug dimana mana pokoknya mantap lah.

    RW: Kenapa dinamain Bird of a Feather?

    A: Apa yah ga tau.

    RW: Soalnya ini ada format yang serupa namanya open space kalau ga salah. Dan dia gunain, intinya adalah semua participant harus come up with topic sendiri, ngebahas sendiri dan intinya adalah kalau sampe kalau kamu keluar dari konferensi itu dan ngerasa konferensi itu ga berguna itu berarti itu berarti salah kamu karena kamu ga nge direct konferensinya untuk mendapatkan yang kamu pengenin

    A: Open space itu typical dari google hanya untuk , kmaren saya pernah ikut mentor summit. Jadi semua datang kesana dan mereka semua harus merancang satu topic. Nanti ada satu white board besar, kita letakan post it kita. White board nya untuk schedule dan ruangan, jadi ntar semua orang bisa liat ada presentasi ini di ruangan ini jem segini.

    RW: Dan mereka boleh organize topic nya sendiri yah. Kalau ada 2 topic yang serupa boleh self organizing.

    A: Iyah, di awal conference di beri 30 menit, disediakan spidol, post it, dan white board tersebut silahkan tempel and silahkan cari. Seperti diusahakan orang yang ketertarikan yang sama berkumpul juga. Jadi mereka ga merasa buang buang waktu, kita menghadiri presentasi yang kita ga tertarik.

    RW: Cerita sedikit Ya, Google Summer of Code itu apaan, aku sering denger tapi ga tau itu apaan.

    A: Google Summer of Code adalah project dari google, project bagi bagi uang dari google. Intinya seorang student diberi kesempatan saat musim panas, selama summer untuk berpartisi di salah satu project open souce. Ada daftar open source yang bisa dipilih. Tentu saja yang besar seperti KDE, Mozilla, GNOME, open office semua ada disana. Nanti mahasiswanya dapet grant dari google, dan organizer nya bukan organize, tapi organisasi open source nya juga di berikan uang juga dari google.

    RW: Oh, bagi bagi uang disitu yah. Aku pikir bagi bagi uang literally, lumayan

    A: Artinya harus menghasilkan sesuatu, dan di harapkan dia akan menjadi contributor di project tersebut.

    RW: Dan Qt ikut berpartisipasi juga makanya kamu ikut mentoring?

    A: Bukan, untuk KDE bukan Qt. Saya juga pernah jadi student.

    RW: menarik, terus kita bahas topic terakhir yuk. Yang kamu bilang KDE general assembly. Ini apa ni?

    A: KDE general assembly ini adalah apa yah rapat akbar dari anggota KDE. Organisasi legal yang mengauni para anggotanya, anggotanya rodif mudah dan terbuka. Jadi setahun sekali dimana ada Akademy selalu di selenggaralan KDE. Kita membahas masalah masalah memilih board of director, lalu laporan keuangan, laporan aktifitas.

    RW: housekeeping lah yah?

    A: Betul betul, seperti ini lah kegiatan organisasi biasanya, tapi ada acara voting juga.

    RW: Ada yang menarik yang dari keputusan keputusan yang effectnya KDE gimana, apa lagi di jaman resesi seperti ini.

    A: Secara organisasi ini adalah organisasi yang menguntungkan. Menguntungakan dalam arti punya uang, karena organisasi sendiri itu non profit jadi tidak boleh mengambil untung. Semua donasi, semua sumbangan, dan sponsorship itu harus di belanjakan karena itu kita bisa mengsponsorin misalnya ada yang mau datang dari America ke Grand Camaria, contributor yang aktif, kita bisa sponsorin semua biayanya. Bagus sih ada organisasi yang menaungi open source.

    RW: Iyah betul betul, kita tinggal tunggu ajah ni ada activitas dan organisasi yang serupa di Indonesia. Apa mungkin sudah ada juga, tau ga?

    A: Kalau ga salah ada seperti open source Indonesia, lumayan aktif tiap bulan. Cuma mungkin untuk level yang sampai mendunia dan mendapatkan donasi yang cukup banyak dari para fans perlu sedikit waktu.

    RW: Yah, kita akan kesana lah. Oke, LinuxTag, Grand Canaria ada yang mau dibahas lagi Ariya?

    A: Ya buat jatah minggu depan ajah lah

    RW: Okay, yang penting pokoknya sudah senang bisa mendengar suara kamu lagi, untuk memastikan para pendengar teman macet yang udah menanti nantikan, ini Ariya kemana? Sudah 3 minggu terakhir ga pernah keluar paling ga sekarang bisa dengar Ariya masih ada di temanmacet dan kita bakal lanjut lagi diminggu depan. Saya Ronald Widha

    A: Saya Ariya

    RW: Kita akan bertemu lagi.

    This page is wiki editable click here to edit this page.
    blog comments powered by Disqus