Dari kita. Buat kita.

#14 Ariya baru balik dari LinuxTag 2009 dan Gran Canaria

Posted: July 20th, 2009 | Author: Ronald Widha | Filed under: podcast | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Comments
Akademy 2009

Akademy 2009 - klik buat nemuin ariya di mana (pake Nepomuk)

 

transkrip (WIKI)

Ronald dan Ariya berbincang-bincang ringan seputar LinuxTag 2009 dan Desktop Summit di Gran Canaria. Di ajang LinuxTag (yang diadakan tiap tahun di Berlin, Jerman) tampil stand-stand dari pelaku open-source, dari distro Linux hingga beragam proyek free software. Trend tahun ini adalah variasi distro optimal untuk netbook. Tahun ini di Gran Canaria untuk pertama kalinya Akademy (konferensi tahunan KDE) dan GUADEC (konferensi tahunan GNOME) diselenggarakn bersamaan di lokasi yang sama, dalam naungan Desktop Summit. Efeknya positif, antara lain dengan Cross Desktop track yang diharapkan memaksimalkan interoperabilitas antara kubu KDE dan GNOME, antara lain untuk search dan indexing (via Nepomuk), spesifikasi Freedesktop.org, bug squad, aplikasi PIM, dan masih banyak lagi. Selain itu, keynotes di Desktop Summit terbilang menarik dan beragam, antara lain dari Robert Lefkowitz (tentang Liberal Software), Walter Bender (seputar Sugar Labs), Richard M. Stallman (pastinya menyinggung masalah .NET dan Mono), Quim Gil (yang mengumumkan bahwa versi ke depan Maemo akan menggunakan Qt), Glyn Moody (bahwa free software punya peranan sangat penting untuk kemanuasiaan). Untuk Akademy, tentunya tidak kalau seru adalah belasan presentasi dari para pakarnya langsung, plus sejumlah BoF (Bird of a Feather) yang difasilitasi oleh Universitas Las Palmas.

Download
mp3 (16.5 MB)
mp3 low quality (5.6 MB)

berbagi dengan yang lain?
  • FriendFeed
  • TwitThis
  • del.icio.us
  • email
  • Facebook

  • fatur
    entar OOT dulu: semantik Control Ariya....maksdnya apa tuh hahahahahah
  • kosumo
    Cukup menarik, cuman kok bentar banget ngga kayak episode sblmnya yang hampir 1 jam.
    Kali lain boleh dong Ariya, Ronald atau yang lain cerita gimana pengalaman kerja di luar negeri mulai dari proses rekruitmen, jenjang karir, dsb. Lebih seru lagi kalau bisa dikomparasi dengan karir di dalam negeri. Paling ngga bisa jadi motivator bagi kami-kami yang masih belum kelar kuliahnya :-D
  • enefem
    Dengan semantic web, berarti seharusnya semua software punya feature yang sama dong? Berarti kelebihan satu aplikasi dengan aplikasi lain hanya antar muka, begitu?
  • aku rasa itu bukan esensi semantic apps. tapi lebih program A bisa memainkan "musik", program B bisa merekam "musik", program C bisa mengkategorikan "musik", program D bisa mengedit "musik".

    Semua program ini karena punya definisi yang sama ttg "musik", mereka bisa saling mengerti bhw musik tersebut ber-genre pop, pernah dimainkan 7 kali, direkam dalam waktu 37 jam, dan di remix oleh 8 orang lain.

    Vocabulary ini nih yang men-signifikasi-kan semantic apps.
  • Topiknya menarik tapi kyknya Ronald dan Ariya lagi sama2 ngantuk ya, suaranya agak 'berat'. :D
    Ikut nimbrung, kalau aku sekarang lagi pakai netbook untuk developer, web developer tepatnya. Jadi nih netbook dipasangi LAMP hehe. Agak kerja berat sih, tapi sejauh ini ok.
    Ditunggu edisi minggu depannya nih.
  • Seru kyknya konferensinya. Di Indonesia bikin yuk. Masak kalah sama blogger :).
blog comments powered by Disqus
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes