Dari kita. Buat kita.

#10 tantangan menghasilkan kode baik

Posted: June 21st, 2009 | Author: Ronald Widha | Filed under: podcast | Tags: , , , , | Comments
Ariya Hidayat, Hendry Luk, Ronald Widha

Ariya Hidayat, Hendry Luk, Ronald Widha

Episode kali ini, kita melanjutkan diskusi tentang tantangan untuk menerapkan kode baik di perusahaan. Hery dari Melbourne Australia berbagi tantangan yang dihadapi dalam memperkenalkan teknik-teknik untuk menghasilkan kode baik.
Apakah kamu mendapatkan tantangan yang serupa? Atau bahkan sudah berhasil mengatasi permasalahan ini?
 

Show Notes
Beyond Compare
GDB
Lean/Kaizen
Resharper
Valgrind
The art of unit testing by Roy Osherove

berbagi dengan yang lain?
  • FriendFeed
  • TwitThis
  • del.icio.us
  • email
  • Facebook

  • Hmm, diskusi good code ini nggak ada berhentinya. Mungkin perlu kita lanjutkan lagi, misalnya dari "The Joel Test: 12 Steps to Better Code".
  • Curious
    Mantaps...saya tunggu mas Ariya :)
  • Curious
    Menarik sekali nih...

    Thanks udah sharing :)

    Mau tanya yang kurang teknikal nih... apakah ada tips and trick untuk argument dengan boss(bukan orang teknikal) mengenai mandays?

    Akar permasalahannya:

    Boss : bukan orang taknikal jadi mereka cuma mikirin applikasi bisa di bikin secepat mungkin, UI design bagus dan sesuai sama kebutuhan bisnis.

    Teknical guys: pengen bikin applikasi dengan architecture yang baik, codenya mudah di mengerti, kalau ada penambahan feature tidak harus bongkar code yang lama, maintenance jadi lebih mudah,dll.

    Thanks atas pencerahannya.
  • Cliff (www.twitter.com/cliffano) nge share mantra yang cukup menarik:
    1. make it work
    2. make people use it
    3. then, make it elegant.

    Ini kasus yang terjadi sama wordpress, dan liat bagaimana berhasilnya platform ini. Tapi tentunya beda domain, beda filosofi
  • Curious
    Thanks Mas,

    YAGNI (http://en.wikipedia.org/wiki/You_Ain't_Gonna_Ne..., http://c2.com/xp/YouArentGonnaNeedIt.html) menambah wawasan.

    Btw kalau boleh saran, untuk topik-topik yang butuh penjelasan lebih mendalam bisakah durasinya di perpanjang? sehingga pembahasannya lebih mendalam? terlebih lagi kalau narasumbernya ada 4 orang seperti podcast yang sekarang :)
  • sesuatu yang aku 'lupa' raise di podcast adalah relevansi praktisi di sebuah projek.

    Aku bisa membagi development team menjadi 2 macam:
    1. kualitas teknikal produk yang dihasilkan kontribusi langsung ke bisnis (google search, microsoft windows, IT consultancy-free lance contractor services dsb),
    2. kualitas teknikal produk yang dihasilkan tidak kontribusi langsung (ebay, twitter, dsb)

    bila kasus yang kamu hadapi termasuk kategori 2, mungkin design yang baik adalah yang design yang pragmatis. Teamnya harus berpegang teguh sama prinsip YAGNI (you ain't gonna need it) dan konsen ke apa yang dibutuhkan untuk saat itu. tujuan kedua 'kubu' harus kepada bisnis dan bukan perfeksionis dalam bidang teknikal saja.
  • tentu saja keuntungan buat perusahaan ada, semakin baik itu kode maka akan membuat development/maintenance cost lebih murah. Kode yang baik itu harus efektif dan kalau bisa ke depannya reusable. Jadi kalo ada project yg mirip dapat menggunakan ulang kode tersebut. Jika kode reusable jelas saja waktu development bisa lebih cepat, klo tidak ya harus training orang lagi dan training itu kan jg makan biaya, semakin banyak waktu yg dikeluarkan maka biaya yg dikeluarkan juga semakin tinggi.
  • Curious
    Good point.

    Noted with Thanks
  • point yang bagus.

    ini berkait sama agile methodology yang tujuannya menjaga 'velocity' yang stabil. ketika projek semakin sulit, semestinya kecepatan sebuah team untuk menngerjakan tugas (user story) harus sama cepat ketika di awal projek.
  • sonny210183
    ya tentu saja diharapkan project dapat lebih cpt dikerjakan krn mirip2 bentuknya, misalnya project A itu adalah sistem informasi akademik di universitas X, project B juga sistem informasi aakdemik hanya saja untuk universitas Y. untuk membuat project B ya tentu saja ada komponen yg reusable dr project A,entah itu fungsi2 dasar program secara teknis, komponen data access atau proses bisnisnya. harusnya project B bs lbh cepat dari A.
  • apakah semua perusahaan bisa mendapatkan benefit langsung dari praktisi kode baik?
blog comments powered by Disqus
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes